KOTA SUKABUMI- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi memberangkatkan lima personel relawan sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk membantu penanganan bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/1/2026).
Bencana tersebut menerjang puluhan rumah warga dan menyebabkan kerusakan berat di sekitar lokasi terdampak, serta menimbulkan puluhan korban jiwa dan trauma mendalam bagi para korban yang selamat. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban secara intensif.

Pengiriman personel BKO PMI Kota Sukabumi dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan dari PMI Provinsi Jawa Barat dan PMI Kabupaten Bandung Barat, yang membutuhkan tambahan relawan untuk mendukung operasi kemanusiaan di lapangan. Personel yang diberangkatkan akan membantu proses evakuasi, pelayanan pertolongan pertama, serta dukungan kemanusiaan lainnya sesuai kebutuhan di lokasi bencana.
Pelepasan personel PMI Kota Sukabumi dilaksanakan di Markas PMI Kota Sukabumi dan dilepas secara simbolis oleh Ibu Wali Kota Sukabumi yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, bertepatan dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Markas PMI Kota Sukabumi.Dalam sambutannya, Ibu Wali Kota menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para relawan PMI yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada para relawan PMI Kota Sukabumi yang dengan tulus dan penuh kepedulian siap membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Tetap jaga semangat kemanusiaan, namun yang paling penting adalah menjaga keselamatan dan kesehatan selama bertugas di lapangan,”
Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo menegaskan bahwa pengiriman personel BKO merupakan bentuk komitmen PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memperkuat solidaritas antar wilayah.

Menurutnya, Personel BKO PMI Kota Sukabumi dijadwalkan akan bertugas selama lima hari kedepan, dengan durasi penugasan yang dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi dan kebutuhan di lapangan. Selama menjalankan tugas, seluruh personel akan berada di bawah komando PMI Provinsi Jawa Barat dan PMI Kabupaten Bandung Barat, serta melakukan koordinasi intensif dengan tim SAR gabungan dan unsur terkait lainnya guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan terintegrasi.





