KOTA SUKABUMI– Curah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan terjadinya tanah longsor di wilayah Jalan Babakan Garung RT 01/06, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, pada Jumat (23/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan informasi dilapangan, longsor tersebut mengakibatkan tembok pagar Pesantren Mahabbah roboh dan menimpa tembok pagar rumah warga di sekitarnya. Material longsoran juga sempat menutup akses jalan lingkungan warga sehingga tidak dapat dilalui
Selain longsor, hujan dan angin kencang juga menyebabkan pohon bambu tumbang dan menimpa satu rumah warga yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total empat jiwa. Beruntung, dalam rangkaian kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun demikian, rumah warga dan sejumlah fasilitas lingkungan mengalami kerusakan material.
Menindaklanjuti informasi kejadian tersebut, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi segera melakukan Assessment dan koordinasi dengan BPBD Kota Sukabumi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan runtuhan di lokasi kejadian. Kegiatan penanganan dilaksanakan pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIB guna memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan akses jalan warga dapat digunakan kembali.
Dalam kegiatan tersebut, Relawan PMI Kota Sukabumi melakukan assessment dampak kejadian serta membantu proses evakuasi material longsoran dan pohon bambu yang tumbang dan menghalangi akses jalan. Selain itu, PMI juga melakukan koordinasi dengan leading sektor untuk proses penanganan dan mengantisipasi potensi risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Proses evakuasi dan pembersihan lokasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Satgas BPBD Kota Sukabumi, pemerintahan setempat pihak kecamatan dan Kelurahan, RT/RW setempat, warga masyarakat, unsur kepolisian, unsur Koramil, relawan Sehati Gerak Bersama, SIGAB, serta PLN. Kolaborasi lintas sektor dilakukan secara gotong royong demi menjaga keselamatan warga serta memulihkan kondisi lingkungan terdampak.
PMI Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Sukabumi. Warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, pohon rawan tumbang, atau kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan.




