Dengan tangan mungilnya, beberapa anak memegang kertas berwarna merah muda bertuliskan, “Doa Bersama untuk Bangsa Bersama Anak Yatim Piatu #TebarKebaikan”. Tatapannya polos, namun doa yang ia lantunkan penuh makna. Begitulah suasana doa bersama anak yatim yang rutin digelar PMI Kota Sukabumi disalahsatu masjid, Jumat (5/9/2025)
Anak-anak yatim piatu itu datang dengan pakaian sederhana, sebagian malu-malu ketika difoto, sebagian lain tersenyum menatap kamera. Meski mereka kehilangan kasih sayang orangtua, sore itu mereka merasa diperhatikan, dipeluk dalam kehangatan Relawan PMI Kota Sukabumi.
“Doa anak yatim adalah doa yang mustajab, apalagi di hari Jumat berkah. Kami berharap, doa-doa ini menjaga bangsa kita dari kerusuhan, konflik, dan perpecahan,” tutur Salahsatu Relawan PMI kota Sukabumi.

Kegiatan doa bersama ini bukan hanya momentum khusus, melainkan agenda rutin bulanan yang selalu dilakukan PMI Kota Sukabumi sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim. Melalui kegiatan ini, PMI tidak hanya menyalurkan santunan, tetapi juga memastikan anak-anak tersebut merasa diperhatikan dan mendapatkan kasih sayang.
Selain itu, doa bersama kali ini juga menjadi rangkaian menuju HUT PMI ke-80 pada 17 September 2025 yang akan datang dengan tema “Tebar Kebaikan”. Bukan sekadar perayaan, tetapi ajakan untuk terus menebarkan kepedulian di tengah masyarakat.
Santunan diberikan, doa diucap, dan senyum anak-anak pun merekah. Di balik kesederhanaan, tersimpan pelajaran berharga: kebaikan bisa ditebar dari hal-hal kecil, dan doa tulus anak yatim dapat menjadi cahaya yang menjaga bangsa ini tetap damai.




