WhatsApp Image 2025 11 25 At 05.48.28

Malam Dramatis, Rumah di Benteng Kebakaran, Pemilik Rumah Histeris

KOTA SUKABUMI — Suasana dramatis menyelimuti Kp Benteng RT 08 RW 02, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, pada Senin malam (24/7/2025), ketika sebuah rumah warga dilalap api dan membuat pemilik rumah menangis histeris di tengah kobaran yang membesar dengan cepat.

Menurut salah satu anggota keluarga , kejadian berawal dari bpk supriatna (85 th) yang menempati rumah tersebut , yang menyalakan obat nyamuk di sekitar kamar tidur , dan mengenai kasur berbahan kapuk , sehingga menjalar ke area tengah dan kamar

"Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Api yang berasal dari area kamar tiba-tiba membesar dan merambat ke ruang tengah, memicu kepanikan warga di lingkungan padat penduduk tersebut. Beberapa warga yang melihat kejadian pertama kali berlarian sambil membawa ember dan peralatan seadanya untuk melakukan pemadaman awal,'' ujar Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad.

Di tengah kepanikan itu, salah satu anggota keluarga pemilik rumah tak mampu menahan emosinya dan menangis histeris saat melihat tempat tinggal yang selama ini dihuni bersama keluarganya terbakar. Tangisannya pecah, menarik perhatian warga lain yang segera mencoba memberikan ketenangan.

Tim Relawan PMI Kota Sukabumi tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB, hampir bersamaan dengan petugas pemadam kebakaran. Relawan PMI segera memberikan dukungan psikososial kepada keluarga yang mengalami kepanikan emosional, sembari membantu proses pemadaman dan pendataan dampak kebakaran. Selain itu menyiagakan kendaraan unit ambulans untuk mengantisipasi adanya kondisi kedaruratan.

Api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.15 WIB setelah upaya bersama Damkar Kota Sukabumi, BPBD, kepolisian, aparatur kelurahan, dan warga sekitar.

Meski tidak ada korban jiwa, tiga kepala keluarga dengan total delapan jiwa terdampak dalam insiden ini. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta. Petugas terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api di area rumah, terutama pada malam hari.

Malam Dramatis, Rumah di Benteng Kebakaran, Pemilik Rumah Histeris

KOTA SUKABUMI — Suasana dramatis menyelimuti Kp Benteng RT 08 RW 02, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, pada Senin malam (24/7/2025), ketika sebuah rumah warga dilalap api dan membuat pemilik rumah menangis histeris di tengah kobaran yang membesar dengan cepat.

Menurut salah satu anggota keluarga , kejadian berawal dari bpk supriatna (85 th) yang menempati rumah tersebut , yang menyalakan obat nyamuk di sekitar kamar tidur , dan mengenai kasur berbahan kapuk , sehingga menjalar ke area tengah dan kamar

“Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Api yang berasal dari area kamar tiba-tiba membesar dan merambat ke ruang tengah, memicu kepanikan warga di lingkungan padat penduduk tersebut. Beberapa warga yang melihat kejadian pertama kali berlarian sambil membawa ember dan peralatan seadanya untuk melakukan pemadaman awal,” ujar Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad.

Di tengah kepanikan itu, salah satu anggota keluarga pemilik rumah tak mampu menahan emosinya dan menangis histeris saat melihat tempat tinggal yang selama ini dihuni bersama keluarganya terbakar. Tangisannya pecah, menarik perhatian warga lain yang segera mencoba memberikan ketenangan.

Tim Relawan PMI Kota Sukabumi tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB, hampir bersamaan dengan petugas pemadam kebakaran. Relawan PMI segera memberikan dukungan psikososial kepada keluarga yang mengalami kepanikan emosional, sembari membantu proses pemadaman dan pendataan dampak kebakaran. Selain itu menyiagakan kendaraan unit ambulans untuk mengantisipasi adanya kondisi kedaruratan.

Api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.15 WIB setelah upaya bersama Damkar Kota Sukabumi, BPBD, kepolisian, aparatur kelurahan, dan warga sekitar.

Meski tidak ada korban jiwa, tiga kepala keluarga dengan total delapan jiwa terdampak dalam insiden ini. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta. Petugas terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api di area rumah, terutama pada malam hari.

Scroll to Top