WhatsApp Image 2025 12 30 At 21.57.03

PMI dan DPD PPNI Kota Sukabumi Terus Laksanakan Posko Kolaborasi Pelayanan Nataru 2025

Kota Sukabumi – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Sukabumi terus melaksanakan Posko Kolaborasi Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sebagai bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Posko kolaborasi ini didirikan di halaman gedung Juang Kota Sukabumi bergabung bersama Posko Terpadu yang sudah didirikan Polres Sukabumi Kota bersama elemen unsur lainya seperti BPBD Kota Sukabumi, Dinkes Kota Sukabumi,  Pramuka Peduli, Dishub, Pol PP dan Organisasi lainnya.

Posko kolaborasi PMI ini  guna memberikan layanan pertolongan pertama, pemeriksaan kesehatan, pelayanan ambulans serta kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat yang beraktivitas selama libur Nataru. Kehadiran posko diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus respon cepat terhadap potensi kondisi darurat.

Relawan PMI bersama perawat dari DPD PPNI disiagakan secara bergantian selama 24 jam. Mereka dilengkapi dengan perlengkapan medis, tas pertolongan pertama, serta dukungan ambulans untuk menunjang pelayanan di lapangan.

Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Momentum Nataru biasanya diiringi peningkatan mobilitas dan aktivitas warga. Melalui posko kolaborasi ini, PMI bersama DPD PPNI Kota Sukabumi berupaya memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dan pertolongan pertama secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Selain itu Posko Kolaborasi juga difungsikan sebagai bagian dari upaya antisipasi dan respon awal terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Nataru terlebih saat ini memasuki musim cuaca ektream di wilayah Kota Sukabumi.

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan Posko Pelayanan Nataru 2025 ini juga diperkuat oleh keterlibatan Relawan Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT). Relawan SIBAT PMI disebar dan bergabung di posko-posko yang berada di setiap kecamatan serta terintegrasi dengan posko kecamatan dan Polsek setempat.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Sukabumi Erna Safariyah menegaskan bahwa keterlibatan perawat dalam posko Nataru merupakan bagian dari pengabdian profesi. “Kami selalu bersinergi dengan siapapun termasuk dengan PMI Kota Sukabumi yang selalui rutin setiap tahunnya membuka Posko Kolaborasi pelayanan Medis baik pada saat Nataru maupun dalam operasi Ketupat Lebaran ,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, relawan PMI bersinergi dengan tenaga medis perawat yang diterjunkan oleh DPD PPNI Kota Sukabumi. Perawat yang bertugas berasal dari berbagai Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kota Sukabumi, sehingga memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana di lapangan.

"Selain itu DPD PPNI Kota Sukabumi juga menerjunkan Tim BAPENA PPNI (Badan Penanggulangan Bencana Persatuan Perawat Nasional Indonesia) adalah badan kelengkapan di bawah PPNI yang dibentuk untuk mengkoordinir dan mengerahkan perawat dalam kegiatan penanggulangan bencana, sebagai wujud kontribusi profesi keperawatan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana di Indonesia, serta meningkatkan kapasitas perawat tanggap bencana melalui pelatihan dan koordinasi," terangnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kemanusiaan, PMI dan DPD PPNI berharap Posko Pelayanan Nataru 2025 ini dapat memberikan manfaat nyata, meminimalisir risiko kesehatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama selama libur akhir tahun.

PMI dan DPD PPNI Kota Sukabumi Terus Laksanakan Posko Kolaborasi Pelayanan Nataru 2025

Kota Sukabumi – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Sukabumi terus melaksanakan Posko Kolaborasi Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sebagai bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Posko kolaborasi ini didirikan di halaman gedung Juang Kota Sukabumi bergabung bersama Posko Terpadu yang sudah didirikan Polres Sukabumi Kota bersama elemen unsur lainya seperti BPBD Kota Sukabumi, Dinkes Kota Sukabumi,  Pramuka Peduli, Dishub, Pol PP dan Organisasi lainnya.

Posko kolaborasi PMI ini  guna memberikan layanan pertolongan pertama, pemeriksaan kesehatan, pelayanan ambulans serta kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat yang beraktivitas selama libur Nataru. Kehadiran posko diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus respon cepat terhadap potensi kondisi darurat.

Relawan PMI bersama perawat dari DPD PPNI disiagakan secara bergantian selama 24 jam. Mereka dilengkapi dengan perlengkapan medis, tas pertolongan pertama, serta dukungan ambulans untuk menunjang pelayanan di lapangan.

Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Momentum Nataru biasanya diiringi peningkatan mobilitas dan aktivitas warga. Melalui posko kolaborasi ini, PMI bersama DPD PPNI Kota Sukabumi berupaya memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dan pertolongan pertama secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Selain itu Posko Kolaborasi juga difungsikan sebagai bagian dari upaya antisipasi dan respon awal terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Nataru terlebih saat ini memasuki musim cuaca ektream di wilayah Kota Sukabumi.

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan Posko Pelayanan Nataru 2025 ini juga diperkuat oleh keterlibatan Relawan Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT). Relawan SIBAT PMI disebar dan bergabung di posko-posko yang berada di setiap kecamatan serta terintegrasi dengan posko kecamatan dan Polsek setempat.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Sukabumi Erna Safariyah menegaskan bahwa keterlibatan perawat dalam posko Nataru merupakan bagian dari pengabdian profesi. “Kami selalu bersinergi dengan siapapun termasuk dengan PMI Kota Sukabumi yang selalui rutin setiap tahunnya membuka Posko Kolaborasi pelayanan Medis baik pada saat Nataru maupun dalam operasi Ketupat Lebaran ,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, relawan PMI bersinergi dengan tenaga medis perawat yang diterjunkan oleh DPD PPNI Kota Sukabumi. Perawat yang bertugas berasal dari berbagai Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Kota Sukabumi, sehingga memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan bencana di lapangan.

“Selain itu DPD PPNI Kota Sukabumi juga menerjunkan Tim BAPENA PPNI (Badan Penanggulangan Bencana Persatuan Perawat Nasional Indonesia) adalah badan kelengkapan di bawah PPNI yang dibentuk untuk mengkoordinir dan mengerahkan perawat dalam kegiatan penanggulangan bencana, sebagai wujud kontribusi profesi keperawatan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana di Indonesia, serta meningkatkan kapasitas perawat tanggap bencana melalui pelatihan dan koordinasi,” terangnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kemanusiaan, PMI dan DPD PPNI berharap Posko Pelayanan Nataru 2025 ini dapat memberikan manfaat nyata, meminimalisir risiko kesehatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama selama libur akhir tahun.

Scroll to Top