WhatsApp Image 2025 08 03 At 09.26.29

PMI Kota Sukabumi Siaga Layanan Kemanusiaan di Pagelaran An-Nahl Bela Lindungi

KOTA SUKABUMI- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama Tim Medis RSUD R. Syamsudin, SH memberikan dukungan dalam layanan kemanusiaan medis pada kegiatan kebangsaan bertajuk Tanhana Dharma Mangrwa, yang digelar oleh Mabes An-Nahl di kawasan SMS Adventure, Selabintana, Minggu (3/8/2025).

Dalam acara yang dikemas dalam Pagelaran Seni Budaya An-Nahl Bela Lindungi tersebut, kedua institusi kesehatan ini menurunkan tim medis dan ambulans sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kejadian kegawatdaruratan.

“Tim pertolongan pertama itu sangat penting dalam gelaran ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti adanya kondisi kegawatdaruratan,” ujar Dinar Mochamad, Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi.

Menurutnya, kesiapan medis dalam setiap kegiatan publik merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang wajib diterapkan demi keselamatan peserta dan pengunjung.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, anggota DPR RI Desy Ratnasari, Mayjen TNI Rido Hermawan, KH. Fajar Laksana, KH. Buya Royanudin, perwakilan Keraton Surakarta, unsur Forkopimda, serta kepala SKPD dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menggagas kegiatan kebangsaan ini sebagai ruang penting dalam merawat serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kota Sukabumi merupakan daerah yang kaya akan warisan budaya Sunda, penuh dengan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur yang telah menjadi bagian dari identitas warga.

Lebih jauh, Bobby menekankan pentingnya eling kana budaya, yakni kesadaran kolektif untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai budaya sebagai fondasi cara berpikir, bersikap, dan bertindak.Ia menambahkan bahwa budaya tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga ditumbuhkembangkan agar terus hidup dan kontekstual dalam kehidupan modern.
Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus memosisikan budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan, termasuk dalam penguatan karakter masyarakat, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Bobby Maulana pun berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan kebudayaan yang lebih luas dan berkelanjutan, serta mendorong kolaborasi antar-elemen masyarakat dalam menghidupkan budaya sebagai kekuatan transformasi sosial dan diplomasi kultural.

Acara Tanhana Dharma Mangrva ini ditutup dengan serangkaian pertunjukan seni budaya, dialog kebangsaan, serta deklarasi semangat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai budaya.

Momentum ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya sebagai penopang peradaban dan ketahanan bangsa.

PMI Kota Sukabumi Siaga Layanan Kemanusiaan di Pagelaran An-Nahl Bela Lindungi

KOTA SUKABUMI- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama Tim Medis RSUD R. Syamsudin, SH memberikan dukungan dalam layanan kemanusiaan medis pada kegiatan kebangsaan bertajuk Tanhana Dharma Mangrwa, yang digelar oleh Mabes An-Nahl di kawasan SMS Adventure, Selabintana, Minggu (3/8/2025).

Dalam acara yang dikemas dalam Pagelaran Seni Budaya An-Nahl Bela Lindungi tersebut, kedua institusi kesehatan ini menurunkan tim medis dan ambulans sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kejadian kegawatdaruratan.

“Tim pertolongan pertama itu sangat penting dalam gelaran ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti adanya kondisi kegawatdaruratan,” ujar Dinar Mochamad, Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi.

Menurutnya, kesiapan medis dalam setiap kegiatan publik merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang wajib diterapkan demi keselamatan peserta dan pengunjung.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, anggota DPR RI Desy Ratnasari, Mayjen TNI Rido Hermawan, KH. Fajar Laksana, KH. Buya Royanudin, perwakilan Keraton Surakarta, unsur Forkopimda, serta kepala SKPD dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menggagas kegiatan kebangsaan ini sebagai ruang penting dalam merawat serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kota Sukabumi merupakan daerah yang kaya akan warisan budaya Sunda, penuh dengan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur yang telah menjadi bagian dari identitas warga.

Lebih jauh, Bobby menekankan pentingnya eling kana budaya, yakni kesadaran kolektif untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai budaya sebagai fondasi cara berpikir, bersikap, dan bertindak.Ia menambahkan bahwa budaya tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga ditumbuhkembangkan agar terus hidup dan kontekstual dalam kehidupan modern.
Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus memosisikan budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan, termasuk dalam penguatan karakter masyarakat, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Bobby Maulana pun berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan kebudayaan yang lebih luas dan berkelanjutan, serta mendorong kolaborasi antar-elemen masyarakat dalam menghidupkan budaya sebagai kekuatan transformasi sosial dan diplomasi kultural.

Acara Tanhana Dharma Mangrva ini ditutup dengan serangkaian pertunjukan seni budaya, dialog kebangsaan, serta deklarasi semangat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai budaya.

Momentum ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya sebagai penopang peradaban dan ketahanan bangsa.

Scroll to Top