WhatsApp Image 2025 11 29 At 06.10.13 (1)

Saat Negeri Berduka Karena Bencana, Anak-Anak Yatim Sukabumi Hadirkan Empati

KOTA SUKABUMI- Di tengah duka mendalam yang menyelimuti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat akibat bencana hidrometeorologi yang merenggut ratusan jiwa, sebuah harapan kecil mengalir dari Kota Sukabumi. PMI Kota Sukabumi menggelar doa bersama, menghadirkan anak-anak yatim piatu untuk memanjatkan doa bagi para korban yang tengah berjuang di daerah terdampak.

Dalam suasana yang tenang dan penuh haru, anak-anak duduk melafalkan doa untuk keselamatan para penyintas, kelancaran pencarian korban, serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Suara mereka lembut namun penuh ketulusan menjadi pengingat bahwa empati tidak mengenal usia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan PMI Kota Sukabumi yang dikemas dalam Doa Bersama, MABAR (Makan Bareng), dan Santunan Yatim Piatu. Selain menjadi ruang spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah banyaknya kabar duka dari berbagai penjuru negeri.

Salahsatu perwakilan PMI Kota Sukabumi menyampaikan bahwa doa anak-anak yatim memiliki makna istimewa.
“Ketika negeri sedang berduka, doa dari hati-hati yang bening ini adalah kekuatan besar. Kami berharap doa ini menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera,” ujarnya.

Setelah doa, para relawan dan anak-anak yatim melanjutkan kegiatan dengan MABAR. Meski sederhana, suasana kebersamaan itu menghadirkan senyum yang menenangkan. PMI kemudian memberikan santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi anak-anak yang hadir. Melalui kegiatan ini, PMI Kota Sukabumi menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan tidak hanya dilakukan di lokasi bencana, tetapi juga melalui dukungan moral, empati, dan doa dari daerah lain.

Dari Sukabumi, suara lembut anak-anak yatim mengirimkan harapan: Semoga negeri ini dikuatkan, dan mereka yang berduka diberi ketabahan.

Saat Negeri Berduka Karena Bencana, Anak-Anak Yatim Sukabumi Hadirkan Empati

KOTA SUKABUMI- Di tengah duka mendalam yang menyelimuti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat akibat bencana hidrometeorologi yang merenggut ratusan jiwa, sebuah harapan kecil mengalir dari Kota Sukabumi. PMI Kota Sukabumi menggelar doa bersama, menghadirkan anak-anak yatim piatu untuk memanjatkan doa bagi para korban yang tengah berjuang di daerah terdampak.

Dalam suasana yang tenang dan penuh haru, anak-anak duduk melafalkan doa untuk keselamatan para penyintas, kelancaran pencarian korban, serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Suara mereka lembut namun penuh ketulusan menjadi pengingat bahwa empati tidak mengenal usia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan PMI Kota Sukabumi yang dikemas dalam Doa Bersama, MABAR (Makan Bareng), dan Santunan Yatim Piatu. Selain menjadi ruang spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah banyaknya kabar duka dari berbagai penjuru negeri.

Salahsatu perwakilan PMI Kota Sukabumi menyampaikan bahwa doa anak-anak yatim memiliki makna istimewa.
“Ketika negeri sedang berduka, doa dari hati-hati yang bening ini adalah kekuatan besar. Kami berharap doa ini menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera,” ujarnya.

Setelah doa, para relawan dan anak-anak yatim melanjutkan kegiatan dengan MABAR. Meski sederhana, suasana kebersamaan itu menghadirkan senyum yang menenangkan. PMI kemudian memberikan santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi anak-anak yang hadir. Melalui kegiatan ini, PMI Kota Sukabumi menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan tidak hanya dilakukan di lokasi bencana, tetapi juga melalui dukungan moral, empati, dan doa dari daerah lain.

Dari Sukabumi, suara lembut anak-anak yatim mengirimkan harapan: Semoga negeri ini dikuatkan, dan mereka yang berduka diberi ketabahan.

Scroll to Top